Sebelummembeli pelembab sebaiknya lihat dulu apa saja bahan yang ada dalam kemasan dan pastikan kamu memilih yang cocok untuk kulit. Moisturizer: Fungsi, Manfaat, dan Jenisnya - Pinhome 01/11/2021 Tanda lain selain itu juga dapat dilihat dengan cara memperhatikan seberapa tingkat produksi sebum yang diproduksi kulitmu. Kayaknyasetiap saya jawab PJ tentang skincare pasti saya jawabnya beda-beda deh hahaha, dulu saya pakai serangkaiannya natrep terus ganti ke snail truecica dan sekarang malah ganti lagi jadi back to basic. Saya kalau pagi jarang pakai moisturizer, biasanya langsung sunscreen aja campur tamanu oil. UmajiGrapefruit Moisturizing Gel adalah produk yang sangat menyegarkan yang digunakan di musim panas. Hari ini, saya akan memperkenalkannya kepada Anda, apakah gel pelembab Umaji mudah digunakan? Bagaimana dengan gel pelembab Umaji Juzu? Apakah mudah [] TheOriginote Hyalucera Moisturizer adalah salah satu pelembab yang diformulasikan untuk menjaga skin barrier kamu. Produk ini menggabungkan tiga bahan aktif yang teruji secara klinis aman dan merupakan bahan natural dari alam yakni hyaluronic acid 7%, ceramide 2%, serta chlorelina 3%.. Kandungan hyaluronic acid dan ceramide berfungsi untuk 2 Wardah Perfect Bright Moisturizer SPF 28. Pelembab wajah yang dilengkapi dengan 7 White active dan Brightening Powder yang sangat membanti sekali untuk mencerahkan kulit wajah anda dalam waktu yang cepat. Harga mulai dari 20 ribuan. Site De Rencontre Gratuit Dans Les Yvelines. Pelembab dan moisturizer adalah skincare yang kerap dianggap sama, padahal keduanya sama sekali berbeda lho. Perbedaan moisturizer dan pelembab ini wajib kamu ketahui sebelum membeli produk, supaya efek yang dihasilkan pada kulit bisa maksimal. Banyak perbedaan dari kedua perawatan kulit ini, baik dari segi kandungan, fungsi sampai harganya. Termasuk juga produk-produknya, yuk simak apa saja perbedaannya. Apa Itu Moisturizer? Moisturizer adalah produk perawatan yang fungsi utamanya adalah menghidrasi kulit dan juga menguncinya. Hasilnya kelembaban wajah akan tetap terjaga. Cara kerja dari moisturizer sendiri langsung ke dalam lapisan kulit, jadi setelah diaplikasikan moisturizer akan langsung meresap ke bawah kulit melalui pori-pori. Apabila kamu pemilik kulit kering, maka manfaat dari moisturizer ini akan lebih terasa. Kelembaban pun akan bertahan lebih lama di kulit. Manfaat dari moisturizer tersebut berasal dari kandungan-kandungannya. Seperti biasanya adalah bahan aktif glycerin, glycerol dan juga aneka bentuk hyaluronik acid. Ada juga yang mengandung lidah buaya, madu, PCA dan sejenisnya. Semua bahan inilah yang akan menarik molekul air di udara sehingga kulit bisa terhidrasi. Jadi jika ditanya apa bedanya pelembab dan moisturizer, kamu bisa menyebutkan dari segi fungsi dan kandungannya ini. Secara pemakaian, keduanya pun berbeda. Moisturizer pengaplikasiannya hanya saat kulit terasa kering saja. Tekstur dari moisturizer dibuat ringan sehingga cepat menyerap. Tidak heran jika kebanyakan moisturizer berbentuk gel bukan krim. Inilah perbedaan pelembab dan moisturizer dari segi bentuk atau tampilan fisik yang mudah dikenali. Apa Itu Pelembab? Setelah mengenali manfaat, kandungan sampai bentuk moisturizer sekarang giliran pelembab. Manfaat utama pelembab adalah untuk menjaga kelembaban yang sudah ada. Jadi setiap kulit sudah memiliki kelembaban dan itu akan dijaga dengan baik jika kamu mengaplikasikan pelembab. Pelembab akan mencegah timbulnya dehidrasi kulit. Cara kerjanya adalah dengan menciptakan lapisan pelindung kulit dari agresor lingkungan sekaligus mencegah supaya air dalam kulit tidak menguap lewat pori. Oleh karena itu bedanya moisturizer dan pelembab adalah pelembab tidak akan menyerap terlalu dalam melalui pori seperti halnya moisturizer. Kamu mungkin akan merasakan beberapa produk pelembab terasa membuat kulit menjadi tebal. Inilah saatnya pelembab menciptakan lapisan pelindung. Selain manfaat tersebut, pelembab juga biasanya ditambahkan fungsi lain seperti mampu mencerahkan wajah dan menyamarkan flek hitam. Termasuk juga menyamarkan kerutan. Pelembab juga dirancang untuk berbagai macam jenis kulit, misalnya supaya bisa mencegah timbulnya jerawat dan kulit memiliki kelembaban normal. Perbedaan moisturizer dan pelembab dari segi kandungan adalah pelembab menggunakan bahan yang sifatnya emolien. Sifat ini artinya menciptakan lapisan di permukaan kulit. Bahan yang termasuk emolien ini bisa berupa ceramide, minyak, butter, asam lemak dan lipid. Ada juga niacinamide dan juga vitamin C yang dapat memudarkan noda hitam. Pemakaiannya juga berbeda, pelembab digunakan pada pagi atau malam hari tergantung dengan jenisnya. Inilah bedanya pelembab dan moisturizer yang wajib diketahui. Selanjutnya kenali apa saja produk-produk moisturizer dan pelembab yang tersedia. Baca Juga 3 Jenis Pelembab Citra Kulit Normal, Kering & Berminyak Rekomendasi Produk Pelembab Lokal Sebelum membeli produk luar, lebih baik jika kamu memilih produk lokal. Banyak pelembab lokal yang kualitasnya bagus dengan harga terjangkau. Setelah tahu perbedaan moisturizer dan pelembab, tentu kamu tidak akan salah dalam membeli pelembab bukan. Berikut ini daftar produknya. Emina Bright Stuff Moisturizing Cream Image Produk pertama ini bebas dari kandungan alkohol dan sudah dilengkapi dengan kandungan sinar UV. Kebanyakan remaja selalu menggunakan pelembab Emina ini. Formula khususnya sangat cocok bagi kulit remaja Indonesia. Selain melindungi dan menjaga kelembaban, pelembab ini juga bisa mencerahkan wajah dalam waktu singkat Kandungan SPF 15 nya membuat cocok digunakan sebelum aktivitas siang. Krimnya berwarna putih yang cukup kental namun sangat ringan dan mudah diaplikasikan tanpa menyumbat pori kulit. Viva Pelembab Green Tea Jika pelembab yang satu ini ditujukan untuk jenis kulit berminyak yang mengandung green tea. Kandungannya tersebut membuatnya bekerja baik sebagai antioksidan. Kandungan air dalam kulit pun akan lebih seimbang dan produksi sebum akan diminimalisir. Ketika diaplikasikan pelembab akan lebih cepat menyerap dan membentuk pelindung. Kandungannya akan membuat kulit bertekstur lebih halus dan juga kenyal. Bahannya yang sangat minim membuat kulit akan jauh dari efek iritasi. Tidak muncul aroma yang terlalu wangi dan efeknya juga menenangkan kulit kamu. Citra Pearly White Image Pelembab merk Citra juga harus masuk hitungan karena sudah lama beredar dan banyak pula penggunanya. Citra menciptakan pelembab dengan ekstrak mutiara yang bekerja untuk mencerahkan kulit dengan sempurna. Selain itu kulit juga akan terbebas dari efek kusam dan terlindung dari paparan sinar matahari. Tekstur krimnya sangat halus dan lembut namun ketika digunakan akan terasa tebal. Mengingat terdapat kandungan bubuk mutiara maka akan ada efek mengkilap setelah kamu menggunakannya. Sayangnya kamu yang memiliki kulit sensitif sebaiknya menghindari produk ini. Citra pelembab varian ini memiliki efek untuk menyumbat pori yang bisa menimbulkan iritasi dan juga jerawat. Mustika Ratu Bengkoang Whitening Satu lagi produk lokal yang sudah cukup terkenal yaitu Mustika Ratu yang variannya ekstrak bengkoang. Pelembab ini bertujuan untuk mencerahkan kulit wajah. Semua bahannya sangat alami sehingga bisa mencerahkan kulit dengan aman. Semua bahan aktifnya aman untuk kulit wanita Indonesia. Produk Moisturizer Lokal Moisturizer juga tersedia produk-produk lokalnya. Kemasannya biasanya lebih ekslusif dan yang pasti bentuknya adalah gel. Mirip dengan pelembab, beberapa produk moisturizer lokal ada yang menambahkan fungsinya. Apa saja produknya yuk langsung saja simak. Wardah Hydra Rose Image Produk kosmetik halal Indonesia menyediakan varian moisturizer yang menggunakan kandungan bunga mawar. Gel ini bisa menghidrasi kulit pada saat pagi hari, namun ada juga variannya yang untuk malam. Keduanya merupakan produk berbeda yang bisa dibeli secara terpisah. Keunggulan dari produk ini adalah bisa digunakan untuk kulit sensitif sekalipun tanpa menimbulkan penyumbatan pori. Joylab Skin Moisture Gel Produk yang selanjutnya ada dari Joylab yang memiliki kandungan supaya kulit menjadi lebih lembab, lembut dan juga kenyal. Kandungannya sangat bagus untuk mengurangi inflamasi yang kerap terjadi pada kulit. Kamu juga bisa mencegah iritasi dengan rutin menggunakannya. Something Ceramic Skin Savior Kamu yang menggunakannya bisa memiliki kelembaban tahan sampai 18 jam. Moisturizer ini juga sangat aman digunakan bagi remaja serta ibu hamil. Kemasannya yang berbentuk jar membuatnya semakin mudah digunakan. Selain perbedaan moisturizer dan pelembab masih ada satu lagi yang sering salah dikenali yaitu cream. Apa perbedaannya simak berikut ini. Kenali Juga Beda Pelembab dan Cream Perbedaan pelembab dan cream bisa dilihat dari segi warnanya. Khusus pelembab biasanya bisa dijadikan satu dengan foundation sehingga beberapa produk memiliki tone warna. Sedangkan cream hanya memiliki satu atau dua warna saja dan kebanyakan warnanya adalah putih. Selain dari warna bisa juga dilihat dari ketahanannya. Cream biasanya bisa digunakan sebagai base make up apapun sedangkan pelembab belum tentu bisa. Perbedaan cream dan pelembab yang selanjutnya adalah soal fungsi. Pelembab kebanyakan tidak bisa menghilangkan cacat pada wajah seperti flek hitam. Biasanya produk hanya bisa menyamarkan saja. Sedangkan cream bisa memiliki kandungan khusus yang bisa untuk menyamarkan noda hitam atau bahkan tanda penuaan. Kamu bisa cek langsung apa saja fungsi melalui kemasan cream. Meskipun berbeda, baik pelembab ada juga yang dibedakan menjadi siang dan malam. Kamu sebaiknya membaca kandungan apa yang ada didalamnya serta fungsinya. Tujuannya untuk mengetahui lebih lanjut apakah produk itu pelembab, moisturizer atau cream. Karena kebanyakan produk sering menggunakan satu nama saja yang terkadang membuat kamu akan kebingungan. Sampai di sini kamu sudah tahu dong produk apa yang sebaiknya dibeli. Jangan lupa untuk menggunakannya sesuai tahapan yang benar. Perbedaan primer dan pelembap mungkin masih sulit dikenali oleh beberapa orang. Terutama bagi para pengguna make up dan skincare pemula. Padahal, baik primer dan pelembap merupakan dua produk wajah yang berbeda fungsi dan cara penggunaannya. Untuk mengetahui penjelasannya lebih lanjut, berikut adalah perbedaan primer dan pelembap. 1. Jenis produknya Perbedaan primer dan pelembap bisa dilihat dari produknya. Primer adalah salah satu produk kecantikan yang fungsi utamanya adalah membuat tampilan make up tampak lebih halus sempurna dan tahan lama. Sedangkan, pelembap atau moisturizer adalah salah satu produk perawatan kulit atau skincare berbentuk krim, gel, atau lotion yang berfungsi untuk melembapkan dan menghidrasi kulit dengan baik. 2. Fungsinya Perbedaan primer dan pelembap yang mencolok terletak pada fungsinya. Fungsi primer menggabungkan manfaat skincare dan kosmetik. Tak ayal apabila banyak orang yang sulit melihat beda primer dan pelembap lantaran fungsinya yang mampu melembapkan kulit. Namun, sejatinya fungsi primer yang utama adalah membantu wajah agar lebih siap menerima pulasan produk make up, seperti foundation, concealer, bedak, dan lainnya. Selain itu, fungsi primer bisa membuat riasan tahan lama sekaligus menyamarkan bekas jerawat, kerutan, dan garis halus di wajah. Sedangkan, fungsi pelembap adalah untuk melembapkan dan menghaluskan kulit. Pelembap juga mampu mengatasi masalah kulit berminyak, kulit kering, dan kulit kusam melalui nutrisi yang terdapat di dalamnya. 3. Kandungannya Perbedaan primer dan pelembap juga berasal dari kandungannya. Sebagian besar primer mengandung hyaluronic acid yang mampu melembapkan kulit. Beberapa produk primer lainnya ada yang mengandung silikon, seperti dimethicone, yang dapat memberi efek kulit lebih halus. Sementara, pelembap mengandung zat humektan, oklusif, emolien, serta bahan aktif yang berfungsi mengatasi masalah kulit tertentu. Moisturizer atau primer yang digunakan pada kulit? Anda disarankan untuk selalu menggunakan moisturizer terlebih dahulu sebelum menggunakan primer. Penggunaan moisturizer sebelum primer berfungsi untuk membuat lapisan penghalang antara kulit yang sudah terhidrasi dengan foundation dan produk make up lainnya. Dengan kata lain, primer hanya dapat digunakan setelah urutan pemakaian skincare dilakukan atau tepatnya sebelum menggunakan produk make up. Jika, Anda menggunakan primer dahulu kemudian dilanjut dengan pemakaian pelembap, justru dapat membuat kulit jadi kering dan tampak kusam. Hasilnya, tampilan riasan wajah Anda bisa jadi tidak maksimal. Jika sudah pakai primer, apakah masih perlu menggunakan pelembap? Memang, ada sejumlah produk primer yang menawarkan fungsi melembapkan, seperti hydrating primer. Alhasil, beberapa dari Anda mungkin tergoda untuk hanya menggunakan primer dan melewatkan penggunaan moisturizer. Faktanya, hydrating primer dirancang khusus bagi pemilik kulit kering. Dengan demikian, hydrating primer tidak dapat menggantikan fungsi pelembap dalam melembapkan dan menghidrasi kulit. Semua jenis kulit, terutama kulit kering sekali pun, tidak boleh melewatkan penggunaan moisturizer walaupun sudah memakai primer. Baca Juga Pilihan Primer yang Bagus Sesuai Jenis Kulit Bagaimana cara menggunakan pelembap dan primer yang tepat? Setelah mengetahui bahwa moisturizer harus digunakan lebih dahulu dibandingkan primer, simak cara menggunakan pelembap dan primer yang tepat di bawah ini. 1. Bersihkan wajah terlebih dahulu Sebelum menggunakan pelembap dan primer, pastikan Anda sudah membersihkan wajah terlebih dahulu. Anda bisa mencuci wajah dengan sabun cuci muka untuk mengangkat sisa make up, kotoran, dan minyak yang menempel. Gunakan sabun cuci muka sesuai jenis kulit yang kandungannya ringan dan lembut. Pastikan wajah Anda sudah benar-benar dalam kondisi bersih. Kemudian, keringkan wajah menggunakan handuk bersih dengan cara menepuk-nepuknya perlahan. 2. Oleskan pelembap Anda bisa mengoleskan pelembap sesaat setelah mencuci muka. Pastikan penggunaan moisturizer pada 5 menit pertama setelah membersihkan wajah. Dengan demikian, fungsi pelembap dalam mengunci kadar air pada kulit dapat menyerap ke dalam kulit secara maksimal. Namun, jika Anda memiliki rutinitas penggunaan produk perawatan kulit lain, seperti toner, essence, dan serum wajah, sebaiknya lakukan terlebih dahulu sebelum memakai pelembap. Ambil pelembap dengan ukuran sedikit lebih besar dari ukuran kacang polong menggunakan jari tangan yang sudah bersih. Lalu, letakkan pelembap pada permukaan pipi seraya meratakannya dari sisi terluar wajah menuju bagian tengah dengan gerakan memutar ke atas. Baca Juga Cara Memakai Pelembap yang Benar agar Kulit Sehat 3. Gunakan primer Setelah menggunakan pelembap, Anda bisa mengoleskan primer pada wajah. Caranya, tuang primer secukupnya ke punggung telapak tangan. Kemudian, oleskan primer tipis-tipis ke seluruh permukaan wajah, termasuk area kelopak mata dan bibir. Lalu, ratakan menggunakan jari-jari tangan Anda dengan lembut. 4. Pakai produk make up lainnya Diamkan primer selama beberapa menit agar kandungan di dalamnya dapat meresap ke dalam kulit dengan sempurna. Selanjutnya, Anda bisa memaksimalkan penampilan menggunakan foundation, concealer, bedak, blush on, pensil alis, maskara, lipstik, dan lainnya. Setelah mengetahui perbedaan primer dan pelembap serta cara menggunakannya, kini Anda tidak boleh melewatkannya saat akan menggunakan produk skincare atau make up. Pastikan Anda memilih primer dan pelembap sesuai jenis kulit serta membaca bahan-bahan yang terkandung di dalamnya. Jika penggunaan primer dan pelembap menimbulkan reaksi negatif pada kulit, sebaiknya segera hentikan pemakaiannya. Baca Juga7 Manfaat Teh Hijau untuk Wajah dan Cara Membuat MaskernyaIngin Coba Setrika Wajah? Kenali Dulu Fakta-Fakta IniLesung Pipi, Si Pemanis Wajah yang Ternyata Suatu Kelainan Masih punya pertanyaan seputar perbedaan primer dan pelembap? Tanyakan langsung dengan dokter lewat aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Pastikan Anda sudah mengunduhnya melalui App Store dan Google Play. Sudah kah anda menggunakan Moisturizer? rasanya sama penting bahkan bisa dibilang lebih penting dibanding pake Sublock, padahal sama saja, keduanya sama-sama penting. Tapi apakah kalian menggunakan Moisturizer yang tepat? Banyak yang menjadikan satu antara Moisturizer dengan sunblock, dan aku engga bilang salah tapi apa kalian yakin yang kalian butuhkan adalah si moisturizer alias pelembab? Sebenarnya kalau diartikan ke bahasa Indonesia ya punya makna pelembap/pelembap/ n zat atau cairan untuk menjadikan tetap lembap kulit dan sebagainya; Sesuatu cairan yang menjadikan kulit tetap lembap, padahal kebanyakan Moisturizer tidak melakukan hal tersebut! Hah? Pasti engga percaya kan, padahal kita pengennya kulit tetap terjaga kelembapan nya dengan menggunakan Moisturizer pelembab nyatanya dengan menggunakan Moisturizer jenis ini, kulit kita hanya dibuat mengunci kandungan air yang ada dikulit kita, jadi air yang ada di kulit kita tidak keluar kemana-mana dan tetap ada didalam kulit. Kalau di ilustrasikan akan seperti dibawah ini, Cairan yang ada dikulit kita engga akan membobol keluar setelah diterik panas matahari, maupun saat berada diruangan ber AC, padahal sebenarnya secara alami hal itu dilakukan kulit karena mereka ingin menyesuaikan suhu dan temperatur, bila terlalu panas ataupun terlalu dingin. Sehingga akibatnya air yang ada dalam kulit kita akan tetap terkunci begitu saja ketika kita pakai Lotion ataupun Moisturizer. Hal berbeda ketika kita menggunakan Hydrating atau penghidrasi, ketika pakai sesuatu yang mengandung penghidrasi kulit kita akan diberikan cairan, cairan ini yang kelak diserap kulit kita sehingga menjadikan kulit kita tetap memiliki cairan yang dimasukan dari luar, sementara air minum dari dalam. Apakah setelah di hidrasi tetap bisa keluar? Jawabannya bisa, hanya saja keluarnya tidak parah dan cenderung partikle hidrasi menetap jadi akan sangat lama untuk membuat kulit kembali ke zona kering. Jadi definisi Hidrasi ini yang lebih mendekati arti kata pelembab versi bahasa Indonesia. Skin MD Natural Ibaratnya, ketika kita menggunakan Moisturizer kita menutup jendela diluar agar angin tidak keluar, tapi seandainya kita sendiri tidak memiliki AC cairan dalam ruangan pasti akan tetap panas kulit kering, tetapi ketika kita membuka jendela dan membiarkan angin masuk ke dalam ruangan akan lebih segar bukan? Jadi pastikan dulu, kalau kalian punya kulit yang kering pastikan menggunakan produk yang menghidrasi kulit termasuk kalian yang berminyak! Iya, kalian memasukan air dan menutup kesempatan minyak untuk memperbanyak dirinya, sementara kalau kalian punya kulit yang sudah kenyal dan cukup cepat berkeringat kalian bisa menggunakan moisturizer. Untuk kandungannya apa sih yang biasanya menghidrasi kulit, dan tipe apa yang butuh di hidrasi sebenarnya? Gothamista Youtube Jadi disini yang hidrasi biasanya kandungan yang alami dan diproduksi diberbagai hal disekitar kita, misalnya lagi yang mengandung ekstrak lidah buaya, mengandung algae, mengandung kolagen, atau kemudian yang mengandung extract sesuatu, biasanya dia cenderung memberikan efek hidrasi, tapi untuk yang kulitnya sensitive kalian bisa 'mencurigai' produk yang mengandung aloevera lidah buaya maupun yang mengandung coconut oil minyak kelapa, karena engga jarang itu malah bikin kulit kita ikutan kering! makanya coconut oil engga boleh dipakai sendirian. Sementara yang mengandung Oil pasti dia punya efek moisturizer, misalnya Vaselline, Mineral Oil, Beewax, castrol oil, alomond oil dan lain-lain, dan sebenernya Mineral oil punya efek yang engga begitu bagus sama kaya paraben, jadi biasanya diganti bee wax. Nah kadang-kadang kandungan yang ada oil atau wax nya ini justru bikin kering seandainya kita engga supply lagi cairan dalam kulit kita, jadi aku sendiri akan lebih menyarankan produk yang Hydrating meski memang lebih mahal karena aman ke semuanya, kecuali yang gampang keringatan ahahaha.. So segitu dulu guys, kalian bisa baca lebih jelas di FD atau via Youtube! Thank you for read this, jangan lupa di share agar semakin banyak orang yang tau. Sudah tahu belum, kalau moisturizing dan hydrating mempunyai arti yang berbeda? Di artikel ini, saya akan membahas tuntas tentang perbedaan kedua istilah ini, dan bagaimana cara memilih produk yang tepat untuk jenis kulitmu. Saat membeli produk skincare, pasti sering mendengar istilah moisturizing dan hydrating. Banyak yang masih bingung dan menganggap kalau kedua kata ini mempunyai arti yang sama. Saya sendiri juga selalu berpikir begitu. Karena dikaruniai kulit yang kering dan sering dehidrasi, prioritas utama saya saat mencari pelembap adalah moisturizer yang ada kata “rich” nya kalau bisa, “super rich” atau “ultra rich” moisturizers. Tapi, walaupun memakai moisturizer kelas berat begini, kok… Rasanya kurang ngefek di kulit saya ya? Setelah berkali-kali disappointed sama moisturizer yang dipakai, akhirnya saya baru ngeh, ternyata bukan salah produknya, tapi pemilihan produk yang salah. “Pelembap” adalah umbrella term yang sering digunakan untuk merangkum semua produk yang bersifat “hydrating” atau “moisturizing”. Sebenarnya nggak salah sih, soalnya fungsi keduanya memang untuk melembabkan kulit. Tapi, cara kerjanya sangat berbeda lho. Hydrating products adalah pelembab berjenis humectant yang dapat menyerap air ke kulit. Karena itu, fungsi utama produk hydrating adalah meningkatkan water content atau kandungan air di kulit. Makanya produk-produk ini biasanya kebanyakan water-based, atau mempunyai tekstur yang lebih cair. Untuk mengenali produk-produk yang jatuh pada kategori ini, cari saja kandungan seperti aloe vera, propylene glycol, glycerin, hyaluronic acid atau pantenol. Kalau untuk produk yang “moisturizing”, what it generally means is sealing atau “mengunci” permukaan kulit untuk mencegah kehilangan kelembapan kulit. Ini bisa dilakukan karena kandungan minyak, dimethicone atau petrolatum di dalam moisturizers yang dapat menghambat terjadinya penguapan air pada permukaan kulit. In other words, moisturizers berfungsi untuk mencegah moisture loss, bukan menambah moisture di kulit. Jadi, pantes saja moisturizer yang saya pakai selalu tidak ngefek, karena pada dasarnya kulit saya yang kurang hidrasi ini sudah tidak mempunyai cukup air sebelum “dikunci”. Foto Gothamista Youtube Jadi, produk mana yang harus digunakan? Tentunya kembali lagi ke kondisi dan kebutuhan kulit masing-masing. Kalau kamu mempunyai kulit yang kering dan dehidrasi seperti saya, both hydrating and moisturizing products are very, very important. Gunakanlah produk hydrating seperti hydrating toner atau hydrating essence terlebih dahulu untuk menambah kadar air di kulit. Lalu, baru gunakan moisturizer untuk “mengunci” kelembapan kulit. Lihat juga Recommended Hydrating Toners Untuk yang mempunyai kulit berminyak, pelembap masih nggak kalah penting lho. Tapi, produk hydrating seperti hydrating face mist saja sebenarnya sudah cukup kok. Kulit yang berminyak secara alami menghasilkan cukup dalam beberapa kasus, lebih dari cukup minyak agar air tidak meninggalkan kulit dan menyebabkan dehidrasi. Tapi, untuk berjaga-jaga, berilah extra protection pada kulit dengan moisturizer yang lebih ringan atau oil-free. Baca juga Alasan Pelembap untuk Kulit Berjerawat Wajib Dilakukan So now you must be wondering, haruskah membeli dua produk yang berbeda? Jawabannya adalah Not really. Pelembap jaman sekarang kebanyakan sudah menjanjikan both hydration and moisturization, seperti Sukin Facial Moisturizer, Neutrogena Hydro Boost Water Gel dan favorit para FD-ers, Hada Labo Gokujyun Ultimate Moisturizing Lotion. Tapi, untuk kulit yang super kering dan dehidrasi, menggunakan dua produk yang berbeda bisa bekerja dengan lebih cepat dan efektif. Dari pengalaman sendiri, humectant yang ada di dalam produk moisturizer 2-in-1 biasanya tidak cukup untuk memfasilitasi hidrasi. Nah, sekarang sudah tahu kan bedanya kedua istilah ini? Lain kali, saat membeli skincare products, jangan lupa untuk dicek dulu ya kalau produk itu hydrating atau moisturizing, or maybe a little bit of both. Happy shopping! Skin Care SERUPA TAPI TAK SAMA, INI LOH PERBEDAAN MOISTURIZER DAN PELEMBAB Ada begitu banyak produk skin care di pasaran, mungkin Anda bingung harus memilih yang mana. Untuk produk pelembab misalnya, ada day cream, night cream, moisturizer, moisturizing gel, moisturizing cream, dan lainnya. Untuk memilih produk pelembab yang sesuai dengan jenis kulit dan kebutuhan kulit wajah, selain harus mengenali jenis kulit wajah terlebih dahulu, Anda juga harus memahami perbedaan moisturizer dan pelembab. Mungkin Anda selama ini menganggap moisturizer dan pelembab adalah produk yang sama, tapi hanya penyebutannya menggunakan moisturizer untuk bahasa Inggris dan pelembab untuk bahasa Indonesia. Baik moisturizer dan pelembab memang sama-sama ditujukan untuk membantu melembabkan kulit wajah, sehingga kulit wajah Anda terasa lebih lembut dan tidak kering. Keduanya juga memiliki bentuk yang serupa, bisa dalam bentuk krim, losion, dan gel. Namun ada beberapa perbedaan moisturizer dan pelembab yang sebenarnya sangat jelas, di antaranya adalah manfaat dan bahan kandungannya. Perbedaan Moisturizer dan Pelembab dari Segi Manfaat Manfaat merupakan perbedaan moisturizer dan pelembab yang sangat jelas. Moisturizer umumnya bekerja dengan cara menghidrasi kulit agar lembab dan menjaga kelembaban tersebut agar tidak mudah hilang dengan menahan kandungan air di dalam lapisan kulit. Karena itu, manfaat moisturizer akan lebih dirasakan oleh pemilik kulit wajah yang sedang dehidrasi, karena kulit yang dehidrasi membutuhkan produk yang dapat menghidrasi dan menjaga kelembaban kulit pada saat yang bersamaan. Berbeda dengan pelembab yang ditujukan untuk menjaga kelembaban alami kulit yang sudah ada. Fungsi pelembab wajah sebenarnya mirip dengan skin barrier yang melindungi kulit dari agresor lingkungan dan mencegah kandungan air di dalam lapisan kulit menguap lewat pori-pori. Caranya adalah dengan membentuk lapisan di permukaan kulit wajah yang berfungsi sebagai pelindung dan pencegah air menguap. Lapisan ini juga mengisi celah dan retakan di lapisan sel-sel kulit, sehingga tekstur kulit menjadi halus dan lembut, serta mengurangi rasa gatal di kulit. Perbedaan moisturizer dan pelembab lainnya dari segi manfaat adalah pelembab dapat membantu mengatasi masalah kulit seperti mencerahkan, menghilangkan noda, menyamarkan kerutan, mengatasi jerawat, dan lainnya, sehingga kondisi kulit wajah menjadi ideal seperti yang Anda harapkan. Ini yang tidak dimiliki moisturizer yang lebih fokus menghidrasi dan melembabkan kulit wajah. Beda Manfaat, Beda Pula Bahan Kandungannya Karena memiliki perbedaan dari segi manfaat, maka bahan kandungannya juga pasti berbeda. Dengan manfaatnya untuk menghidrasi dan menjaga kelembaban kulit, maka moisturizer umumnya memiliki bahan-bahan humektan yang dapat menarik molekul-molekul air dari udara untuk menghidrasi permukaan kulit wajah, atau jika berada di dalam lapisan kulit, maka molekul-molekul air ini akan ditarik dari dalam tubuh. Tak hanya itu, air yang sudah ditarik ini akan ditahan di kulit agar tidak menguap ke udara. Karena itulah, maka moisturizer kebanyakan mengandung glycerin, glycerol, berbagai bentuk hyaluronic acid, lidah buaya, madu, lactic acid, urea, dan PCA. Bahan-bahan ini ada juga yang terkandung di dalam produk pelembab tapi bukan merupakan yang utama. Bahan-bahan kandungan dalam pelembab biasanya lebih bersifat emolien yang mengisi celah-celah di lapisan sel-sel kulit dengan membuat lapisan di permukaan kulit yang juga memperbaiki skin barrier. Bahan-bahan emolien ini di antaranya adalah lipid, ceramide, asam lemak, minyak, dan butter. Selain bahan-bahan emolien, pelembab juga memiliki bahan-bahan kandungan kosmetik yang membantu mengatasi masalah kulit wajah, seperti niacinamide yang digunakan untuk mencerahkan, Vitamin C dan turunannya yang memudarkan noda hitam, dan retinol yang dapat mengatasi jerawat dan mengatasi kerutan. Mengenali bahan-bahan aktif ini dapat membantu Anda menentukan produk pelembab yang cocok untuk masalah kulit wajah Anda. Perbedaan Waktu Pemakaian Moisturizer dan Pelembab Perbedaan moisturizer dan pelembab selanjutnya adalah waktu pemakaiannya. Mungkin Anda sudah familiar dengan produk pelembab pagi dan pelembab malam. Sesuai dengan namanya ini, maka waktu yang tepat untuk memakai pelembab adalah pada pagi hari sebelum beraktivitas dan pada malam hari sebelum tidur. Pelembab pagi biasanya mengandung sunscreen untuk membantu melindungi kulit wajah dari paparan sinar UV dari matahari. Sementara pelembab malam biasanya mengandung bahan aktif yang membantu menutrisi kulit wajah saat sedang melakukan regenerasi ketika tidur malam hari. Berbeda dengan pelembab yang memiliki waktu khusus untuk pemakaiannya, moisturizer dapat Anda gunakan kapan saja saat kulit wajah terasa kering dan dehidrasi. Tekstur moisturizer biasanya lebih ringan dibanding pelembab, karena itu lebih cepat menyerap ke dalam kulit wajah dan langsung bekerja menghidrasi dan melembabkannya. Karena ada perbedaan moisturizer dan pelembab, maka Anda dapat menggunakan moisturizer sebelum menggunakan pelembab jika merasa kulit sedang sangat kering atau dehidrasi. Jadi kedua produk ini bisa saling melengkapi untuk membantu melembabkan kulit wajah. Pelembab Pagi yang Mencerahkan Kulit Wajah L’Oréal Paris memiliki berbagai varian produk pelembab yang dapat membantu menjaga kelembaban kulit wajah dan pada saat bersamaan membantu Anda mendapatkan kulit wajah idaman. Untuk Anda yang ingin memiliki kulit wajah yang tampak cerah merona, maka pilihan pelembab pagi yang tepat untuk Anda adalah L’Oréal Paris Aura Perfect Day Cream SPF17 PA++. Krim pencerah wajah sekaligus pelembab ini mengandung Melanin-Vanish yang membantu mencerahkan wajah 50X lebih kuat dibandingkan satu tetes Melanin-Block, sehingga membuat kulit wajah tampak cerah merata. Dilengkapi pula dengan kandungan Tourmaline Gemstone yang membantu membuat wajah tak hanya cerah tapi juga merona. Untuk perlindungan terhadap sinar UV yang dapat membuat kulit wajah menggelap, pelembab pagi ini dilengkapi dengan sunscreen dengan kadar SPF 17 dan PA++. Pemakaian secara rutin akan membantu menyamarkan noda hitam serta membuat wajah tampak cerah merona. Agar kulit wajah idaman Anda bisa segera didapatkan, lengkapi penggunaan L’Oréal Paris Aura Perfect Day Cream SPF17 PA++ dengan pelembab malam L’Oréal Paris Aura Perfect Classic Night Cream. Krim ini memiliki tekstur ringan yang membantu menyamarkan noda hitam dan membuat kulit wajah cerah merona dengan kandungan bahan-bahan berupa Vitamin C, Tourmaline Gemstone, dan Vitamin E. Setelah memahami perbedaan moisturizer dan pelembab, Anda akan dapat menentukan produk mana yang dapat menjawab kebutuhan kulit Anda. Seperti L’Oréal Paris Aura Perfect Day Cream SPF17 PA++ yang menjawab kebutuhan Anda akan kulit wajah yang cerah merona. Beli segera pelembab pagi ini secara online di website resmi L'Oréal Paris Indonesia atau di official store L’Oréal Paris Indonesia di berbagai marketplace/e-commerce. Anda bisa juga membelinya secara langsung di gerai-gerai L’Oréal Paris di pusat perbelanjaan, drugstore, dan toko kosmetik terkemuka. Kamu juga dapat melakukan analisa terhadap kulitmu dengan fitur Skin genius dari L’Oréal Paris Indonesia, melalui fitur ini kamu bisa mendapatkan hasil analisa kebutuhan kulitmu hingga rutinitas skincare yang cocok untuk kulitmu termasuk moisturizer dan pelembab. Tunggu apalagi? Coba fitur nya di sini atau kamu dapat klik melalui banner di bawah ini

apa beda moisturizer dan pelembab