Medan(IZI Sumut) - "Tetap tersenyum meski ujian datang tiada henti", sebuah kalimat motivasi yang jarang diterapkan bagi sebagian orang. Tapi tidak dengan bu Tria Cony Nurlita atau biasa dipanggil bu Tria, seorang ibu rumah tangga yang baru berusia 26 tahun. Alhamdulillah, dengan adanya Rumah Singgah Pasien Inisiatif Zakat Indonesia OptimalisasiPendayagunaan Dana ZIS (Zakat, Infaq, Sedekah) Melalui Program RSP (Rumah Singgah Pasien) di LAZNAS IZI Jawa Timur Optimizing the Utilization of ZIS Funds (Zakat, Infaq, Sedekah) through the RSP (Rumah Singgah Pasien) Program at LAZNAS IZI East Java Penulis : FATCHIATUL MA'RIFAH - 17081194077 - Fak. 517Rumah singgah bagi para pasien yang sakit beberapa masih berbayar. Namun, berbeda dengan rumah singgah yang satu ini. Rumah singgah pasien (RSP) milik Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) ini sama sekali tidak berbayar dan diperuntukan bagi para pasien dengan penyakit berat, namun memiliki ekonomi menengah ke bawah. Rumahsinggah pasien. Fasilitas tempat tinggal sementara khusus bagi pasien sakit dan keluarga pasien selama dalam berobat jalan rumah sakit yang menjadi rujukan nasional dijakarta. IZI bertekad untuk mengedukasi masyarakat sehingga meyakini bahwa mengeluarkan zakat itu mudah, membangun infrastruktur pelayanan agar zakat dapat ditunaikan Bacajuga: IZI Jateng Ajak Pasien Rumah Singgah Hidup Sehat Melawan Kanker. Kepala IZI Jateng Djoko Adi Saputra usai peresmian Pesantren Lansia kepada wartawan mengatakan, program bantuan rumah joglo, aula dan asrama ini adalah bantuan program dakwah dan pembinaan mustahik dengan memberikan kepada penerima manfaat bagi Pesantren Lansia. Site De Rencontre Gratuit Dans Les Yvelines. Rumah singgah bagi para pasien yang sakit beberapa masih berbayar. Namun, berbeda dengan rumah singgah yang satu ini. Rumah singgah pasien RSP milik Inisiatif Zakat Indonesia IZI ini sama sekali tidak berbayar dan diperuntukan bagi para pasien dengan penyakit berat, namun memiliki ekonomi menengah ke bawah. Rumah singgah yang terletak di kawasan Salemba, Jakarta Pusat itu menyediakan 4 kamar dengan 10 tempat tidur bagi laki-laki dan 10 tempat tidur bagi perempuan. RSP ini juga menyediakan fasilitas seperti AC, dapur, toilet, ruang cuci, ruang jemur, dan juga ruang santai yang terletak di samping hanya itu, RSP ini memberikan makanan gratis setiap harinya sebanyak 3 kali, termasuk fasilitas pengantaran menggunakan mobil ambulans bagi pasien yang akan berobat ke rumah sakit. "Kalau untuk perawatannya sendiri di sini kita memberikan fasilitas pelayanan makan, trus fasilitas nyuci atau apapun lah selain itu. Soal perawatan kita antarkan saja ke RS rujukan," ujar Tim Media IZI Ricky Hafidz, kepada Selasa 24/7/2018. Menurut Ricky, rata-rata pasien yang menginap berasal dari daerah di luar Jakarta, terutama dari daerah Sumatera dan Kalimantan yang tidak mempunyai keluarga saat berobat di Jakarta. "Biasanya yang dirawat sedang dalam kolaps-kolapsnya. Memang mereka enggak punya keluarga enggak punya rumah tinggal," ujar Ricky. RSP IZI memiliki 11 cabang di beberapa daerah seperti di Bandung, Medan, Padang, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Makassar, serta Balikpapan. Di Jakarta terdapat 3 cabang, dua di Salemba dan satu lagi di Slipi. Penanggung Jawab RSP IZI Jakarta Nur Fauzatul Hidayati mengatakan, pasien-pasien yang menginap di tempatnya adalah pasien yang dirujuk dari rumah sakit daerah."Iya, yang di daerah sudah enggak bisa lagi, memang dirujuk ke sini. Ada yang 2 tahun tinggal di sini. Nah, kalau rata-rata sekitar 3 atau 4 bulan di sini," tutur Fauza. RSP IZI Salemba memiliki 4 petugas yang mendampingi pasien yang terdiri dari seorang penanggung jawab, pengemudi ambulans, office boy, dan 1 juru masak. Selain orang dewasa, ada beberapa anak-anak yang juga yang menginap di rumah singgah yang dibangun pada 2016 ini. "Kalau anak-anak enggak kelihatan sakit, kondisi fisiknya juga memang enggak kelihatan orang sakit, tetap main," ujar dia. Saat ini, pasien yang berada di RSP IZI Salemba memiliki penyakit yang beragam, mulai dari kanker, tumor, down sindrome, juga patah tulang. Jakarta ANTARA News - Direktur Edukasi dan Kemitraan Zakat, Infaq, dan Shodaqoh Inisiatif Zakat Indonesia IZI Rully Barlian Thamrin mengatakan pihaknya membangun rumah singgah pasien dari dana zakat yang dihimpun. "Dana zakat juga kami alokasikan untuk hal-hal yang sifatnya darurat. Misalnya pasien dari kaum dhuafa yang berobat ke rumah sakit dan tidak memiliki rumah untuk singgah," kata Rully di Jakarta, Sabtu. Rully mengatakan rumah singgah pasien IZI dibangun di dekat sejumlah rumah sakit besar yang menjadi rujukan utama, misalnya Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo. Karena dibangun dari dana zakat, maka yang bisa menggunakan fasilitas tersebut harus memenuhi delapan golongan penerima zakat, yaitu fakir, miskin, amil, muallaf, budak, gharimun orang yang berutang, mujahidin, dan ibnu sabil. "Alhamdulillah rumah singgah pasien kami selalu penuh. Itu menunjukkan banyak yang memerlukan rumah singgah pasien," katanya. Rully mengatakan yang menggunakan fasilitas rumah singgah pasien biasanya kaum dhuafa yang berasal dari luar kota dan sedang berobat di rumah sakit besar rujukan. Pasien sering tidak bisa langsung masuk ke rumah sakit karena harus mengantre. Ada pula pasien yang harus menjalani rawat jalan selama beberapa hari, sehingga memerlukan rumah singgah daripada harus kembali ke daerah Dewanto SamodroEditor Tasrief Tarmizi COPYRIGHT © ANTARA 2017 Rumah Singgah Pasien RSP merupakan salah satu program unggulan Inisiatif Zakat Indonesia IZI untuk membantu pasien duafa dari luar daerah yang tengah menjalani pengobatan rawat jalan di rumah sakit hidup selama menjalani pengobatan menjadi kendala utama bagi pasien duafa dalam menjalani pengobatan rawat jalan. Belum lagi biaya sewa kontrakan atau penginapan yang mahal, cukup memberatkan pasien dan keluarga semua fasilitas layanan di RSP gratis, seperti tempat tidur, antar jemput dari RS ke RSP serta makan 3 x sehari. Hal ini cukup menjawab kebutuhan pasien duafa yang kerap kali kesulitan dalam biaya penginapan, makan dan oprasional RSP setiap tahunnya terbilang besar, karena semua fasilitas layanan diberikan secara gratis. Untuk itu kami mengajak sahabat sekalian untuk turut serta berpartisipasi dalam program donasi terbaikmu dengan langkah-langkah berikut ini1. Isi nominal Donasi2. Klik tombol hijau “DONASI”3. Pilih Metode Pembayaran4. Transfer ke nomor rekening atau channel payment yang dipilih dan bantu sebarkan melalui media sosial kasih atas kebaikan Sahabat IZI, semoga Allah SWT senantiasa memudahkan urusan kita, sebagaimana kita memudahkan urusan orang lain. Aamiin yaa robbal alamiin. JAKARTA – Rabu 26/10/2022 Inisiatif Zakat Indonesia IZI dan juga PT Tiki Jalur Nugraha Eka Kurir JNE mengadakan silaturahmi dari program Rumah Singgah Pasien yang telah dikerjasamakan dilaksanakan di Rumah Singgah Pasien IZI Slipi di kawasan Palmerah Jakarta selaku General Manager Mulia Inisiatif IZI menyampaikan terima kasihnya kepada PT Tiki Jalur Nugraha Eka Kurir JNE yang selama ini telah mendukung program Rumah Singgah Pasien ini dari yang berasal dari dana zakat perusahaan JNE.“kita tahu bahwa banyak pasien fakir, miskin, dan dhuafa dari berbagai daerah yang menggunakan BPJS dirujuk ke Jakarta dan harus dirawat jalan serta harus kontrol rutin ke rumah sakit rujukan di Jakarta, namun biaya tempat tinggal dan biaya hidup sangatlah mahal, maka program Rumah Singgah Pasien ini hadir untuk memfasilitasi gratis tempat tinggal, makan sehari-hari, pengantaran ambulance dan pembinaan keislaman untuk para pasien fakir, miskin dan dhuafa. Sekali lagi terima kasih kepada Donatur JNE atas sinergitas ini, kami dan para pasien senantiasa mendoakan JNE agar bisnisnya tumbuh dan berkembang sehingga dapat memberikan manfaat kepada orang-orang lainnya yang membutuhkan” ujar Purnama selaku Manager HRD PT Tiki Jalur Nugraha Eka JNE menyampaikan “Alhamdulillah program Rumah Singgah Pasien ini merupakan dukungan JNE dari dana zakat yang dihimpun dari perusahaan kami, dimana kami juga diajarkan untuk mempunyai prinsip bahwa bisnis tidak hanya soal keuntungan namun bagaimana kita bisa bermanfaat dan memberikan dampak kepada orang lain salah satunya di program Rumah Singgah Pasien IZI ini” asal Kaltim orangtua dari Faris salah satu bayi yang merupakan pasien jantung bocor, menceritakan kisahnya yang sangat terbantu dengan adanya Rumah Singgah Pasien IZI.“bahkan kami yang awam dari daerah saat tiba di bandara di Jakarta saya masih cari-cari alamat IZI ternyata dijemput dan diantar dengan mobil RSP sampai ke RSP ini, ya Allah alhamdulillah saya bersyukur sekali” asal Bangka Belitung yang mengidap kanker paru-paru menceritakan “dulu saya sempat ngekost untuk tinggal selama berobat kemoterapi dan terapi sinar di Rumah Sakit rujukan di Jakarta namun cukup memberatkan biayanya, Alhamdulillah di RSP ini fasilitasnya sudah terjamin bahkan lebih dari rumah sendiri semua sudah ada, tempat tidur, makan sehari-hari, pengantaran ke rumah sakit, pembinaan keislaman semuanya terjamin, petugas RSP pun baik-baik ramah-ramah Alhamdulillah” tutur Iwan. JAWA TIMUR – Rabu, 05/04/2023 Rumah Singgah Pasien RSP IZI Jawa Timur menyambut kunjungan dari IWABA Gerbangkertosusila yang terdiri dari 26 para ibu yang merupakan istri dari pimpinan Bank Indonesia, Bank Jatim, BSI, BNI, BRI, BTN, dan Bank Mandiri. Kunjungan dalam rangka bakti sosial ini disambut hangat oleh para pengurus RSP. Dalam kesempatan ini, IWABA Gerbangkertosusila memberikan bantuan berupa paket sembako, air mineral, perlengkapan kesehatan, dan suplemen berupa madu dan habbatussaudah. “Semoga yang kita berikan ini bisa bermanfaat ya Bu untuk para pasien disini, kamipun juga mendoakan semoga para pasien segera diberikan kesembuhan seperti sediakala” tutur ketua IWABA, ibu Irma Budi Hanoto dalam sambutannya. Kepala Rumah Singgah Pasien RSP, ibu Martha Dyah mengucapkan syukur atas kesediaan IWABA meluangkan waktu serta membantu pasien yang ada di RSP IZI Jatim “Alhamdulillah kami mewakili lembaga dan penerima manfaat RSP mengucapkan banyak terimakasih atas kunjungan dan donasinya. Semoga ibu-ibu sekalian diberkahi rezekinya, dimudahkan urusannya, dan dilancarkan hajatnya.” Setelah sesi sambutan, sesi selanjutnya ialah mengenalkan rumah singgah pasien sekaligus menceritakan mengenai beberapa kisah pasien RSP yang berjuang untuk sembuh. Setelah itu dilanjutkan sesi berkomunikasi dan memberikan semangat secara langsung kepada pasien yang ada di setiap kamar. Kegiatan kunjungan ini diakhiri dengan foto simbolis penyerahan bantuan dan foto bersama peserta yang hadir.

rumah singgah pasien izi